SOAL TKA
SEJARAH – KERAJAAN HINDU-BUDDHA DI NUSANTARA
1. Kehidupan politik Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur dapat diketahui
dari prasasti Yupa yang ditulis dalam bahasa Sanskerta dengan huruf Pallawa.
Prasasti tersebut menceritakan tentang raja-raja yang memerintah secara
turun-temurun dan melakukan upacara kurban besar.
Apa makna penting dari keberadaan prasasti Yupa dalam konteks perkembangan
politik Nusantara?
A. Bukti awal pengaruh India dalam bidang
ekonomi dan perdagangan.
B. Bukti adanya sistem pemerintahan teratur dan munculnya kerajaan pertama di
Indonesia.
C. Bukti bahwa rakyat Kutai sudah mengenal sistem demokrasi.
D. Bukti bahwa pengaruh budaya Cina sudah masuk ke wilayah Kalimantan.
E. Bukti bahwa masyarakat Kutai sudah mengenal perdagangan internasional.
2. Kerajaan Tarumanegara dikenal sebagai kerajaan Hindu tertua di Jawa
Barat yang meninggalkan banyak prasasti, salah satunya Prasasti Tugu yang
berisi pembangunan saluran air oleh Raja Purnawarman. Apa yang dapat
disimpulkan dari isi prasasti tersebut mengenai sistem pemerintahan
Tarumanegara?
A. Raja berperan aktif dalam mengatur
kehidupan ekonomi rakyatnya.
B. Rakyat Tarumanegara hidup dalam sistem pemerintahan demokratis.
C. Pembangunan saluran air menunjukkan pengaruh budaya agraris Cina.
D. Raja mengandalkan perdagangan laut sebagai sumber utama ekonomi.
E. Purnawarman adalah tokoh spiritual yang mengajarkan keagamaan.
3. Prasasti
Nalanda menyebut adanya permintaan dari raja Sriwijaya kepada raja di India
untuk mendirikan asrama bagi pelajar dari Nusantara. Hal ini menunjukkan adanya
hubungan internasional pada masa itu.
Apa makna penting hubungan tersebut bagi perkembangan Sriwijaya?
A. Sriwijaya menjadi pusat perdagangan rempah
di Asia Tenggara.
B. Sriwijaya menjalin hubungan politik dengan India untuk menghindari
peperangan.
C. Sriwijaya berperan sebagai pusat studi agama Buddha di kawasan Asia
Tenggara.
D. Sriwijaya berambisi menaklukkan wilayah India Selatan.
E. Sriwijaya memperluas jaringan perdagangan laut ke Cina dan Jepang.
4. Runtuhnya
Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah diperkirakan akibat bencana alam berupa
letusan Gunung Merapi yang memaksa pusat kerajaan pindah ke Jawa Timur.
Apa dampak utama dari perpindahan pusat kerajaan ini terhadap perkembangan
politik di Jawa?
A. Terjadinya kemunduran budaya agraris dan
munculnya budaya maritim.
B. Terjadinya pergeseran kekuasaan dan munculnya kerajaan-kerajaan baru di Jawa
Timur.
C. Raja Mataram menjadi penguasa tunggal seluruh Jawa.
D. Jawa Tengah menjadi pusat perdagangan utama di Nusantara.
E. Munculnya sistem pemerintahan federatif di Jawa Timur.
5. Raja
Balaputradewa dari Sriwijaya dikenal sebagai raja yang memperkuat armada laut
dan memperluas hubungan dagang ke berbagai negara.
Apa tujuan utama kebijakan tersebut bagi kerajaan Sriwijaya?
A. Menguasai seluruh wilayah Nusantara secara
politik.
B. Menjadikan Sriwijaya sebagai pusat pendidikan agama Hindu.
C. Mengontrol jalur perdagangan internasional dan meningkatkan kemakmuran
ekonomi.
D. Mengembangkan teknologi pelayaran modern.
E. Menghapuskan pengaruh India di kawasan Asia Tenggara.
6. Kerajaan
Kediri berkembang pesat di bidang sastra dengan karya-karya seperti Kakawin
Bharatayuddha. Karya tersebut menunjukkan pengaruh budaya India yang kuat.
Apa makna penting perkembangan sastra pada masa Kediri?
A. Menunjukkan kejayaan budaya lokal yang
bebas dari pengaruh luar.
B. Menjadi sarana propaganda politik kerajaan terhadap rakyat.
C. Mencerminkan kemampuan intelektual masyarakat dan akulturasi budaya Hindu-Jawa.
D. Menggantikan sistem hukum tertulis dalam pemerintahan Kediri.
E. Menandai kemunduran moral masyarakat pada masa itu.
7. Kerajaan
Singasari di bawah pemerintahan Kertanegara dikenal dengan politik luar
negerinya yang ekspansif, termasuk Ekspedisi Pamalayu ke Sumatra.
Apa tujuan utama dari kebijakan ekspansi tersebut?
A. Memperluas wilayah pertanian dan sumber
pangan.
B. Menghadapi ancaman dari Mongol dan memperkuat pengaruh di Nusantara.
C. Mencari lokasi baru untuk pusat pemerintahan.
D. Menjalin kerja sama budaya dengan kerajaan di Sumatra.
E. Meningkatkan pengaruh agama Buddha di Asia Tenggara.
8. Candi
Borobudur dibangun pada masa Dinasti Syailendra dengan struktur megah yang
menggambarkan ajaran Buddha Mahayana.
Apa makna pembangunan candi tersebut dalam konteks sosial budaya masyarakat
kala itu?
A. Sebagai simbol kejayaan politik Dinasti
Syailendra dan pusat kegiatan ekonomi.
B. Sebagai tempat pemujaan raja dan penguasa.
C. Sebagai bentuk akulturasi budaya lokal dengan kepercayaan Buddha yang mendalam.
D. Sebagai benteng pertahanan kerajaan dari serangan luar.
E. Sebagai tempat penyimpanan naskah-naskah kuno kerajaan.
9. Prasasti
Ciaruteun memuat tapak kaki Raja Purnawarman yang disamakan dengan tapak kaki
Dewa Wisnu.
Apa pesan simbolik yang terkandung dalam prasasti tersebut?
A. Raja dianggap sebagai titisan dewa yang
berkuasa mutlak.
B. Raja menolak ajaran Hindu dan memilih kepercayaan lokal.
C. Masyarakat Tarumanegara sudah mengenal sistem republik.
D. Raja menyamakan kedudukannya dengan rakyat.
E. Raja memimpin dengan sistem kesetaraan sosial.
10. Kerajaan
Majapahit mencapai masa kejayaan di bawah pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah
Mada dengan Sumpah Palapa yang terkenal.
Apa nilai historis dari Sumpah Palapa dalam konteks integrasi Nusantara?
A. Menjadi simbol cita-cita penyatuan wilayah
Nusantara di bawah satu kekuasaan.
B. Menandai kemunduran kekuasaan kerajaan-kerajaan kecil di Jawa.
C. Merupakan deklarasi perang terhadap Sriwijaya.
D. Sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuasaan kolonial asing.
E. Mendorong masyarakat untuk berpindah agama.
11. Candi
Prambanan dibangun untuk memuliakan Dewa Siwa pada masa kerajaan Mataram Kuno.
Apa makna pembangunan candi ini terhadap hubungan antaragama di masa itu?
A. Menunjukkan persaingan antara pemeluk Hindu
dan Buddha.
B. Menunjukkan toleransi antara dua agama besar dengan membangun candi
berdampingan.
C. Bukti pengaruh penuh ajaran Buddha dalam pemerintahan.
D. Menandai perpindahan agama kerajaan dari Buddha ke Islam.
E. Menunjukkan penolakan terhadap pengaruh luar.
12. Raja
Airlangga dikenal sebagai raja yang bijaksana karena setelah perang saudara, ia
membagi kerajaannya menjadi dua: Janggala dan Panjalu.
Apa tujuan utama pembagian kerajaan tersebut?
A. Menghindari perebutan kekuasaan antara
keturunan kerajaan.
B. Meningkatkan hasil pertanian di kedua wilayah.
C. Memperluas jaringan perdagangan ke luar negeri.
D. Menjaga keseimbangan ekonomi di Jawa Timur.
E. Menyebarkan agama Hindu secara merata.
13. Candi
Muara Takus di Riau merupakan peninggalan bercorak Buddha yang dibangun dengan
bahan batu bata dan batu pasir.
Apa yang dapat disimpulkan dari ciri arsitektur candi tersebut?
A. Adanya akulturasi antara budaya lokal dan
India dalam seni bangunan.
B. Masyarakat Sriwijaya tidak mengenal teknik arsitektur batu.
C. Candi digunakan sebagai benteng pertahanan.
D. Candi tersebut merupakan makam raja.
E. Pengaruh budaya India tidak ditemukan di wilayah Sumatra.
14. Kerajaan
Mataram Kuno memiliki sistem pemerintahan teokratis, di mana raja dianggap
sebagai wakil dewa di bumi.
Bagaimana sistem ini memengaruhi kehidupan sosial masyarakat?
A. Rakyat menjadi bebas mengkritik kebijakan
raja.
B. Kedudukan sosial rakyat bergantung pada keahlian mereka.
C. Rakyat patuh penuh pada raja karena dianggap suci dan berkuasa mutlak.
D. Raja tidak memiliki peran dalam kegiatan keagamaan.
E. Pemerintahan dijalankan secara demokratis.
15. Candi
Jago, Candi Kidal, dan Candi Singosari merupakan peninggalan masa Kerajaan
Singasari yang bercorak Hindu-Buddha.
Apa makna dari corak campuran tersebut dalam konteks perkembangan agama di
Nusantara?
A. Bukti persaingan keras antara dua agama
besar.
B. Bentuk toleransi dan perpaduan ajaran dalam masyarakat.
C. Hasil kebetulan dari pembangunan dua candi berbeda.
D. Bukti bahwa masyarakat sudah meninggalkan ajaran Hindu sepenuhnya.
E. Bentuk penghormatan terhadap agama asing.
16. Kerajaan
Bali Kuno dikenal masih mempertahankan tradisi Hindu sampai abad ke-15 ketika
kerajaan Islam mulai berkembang di Nusantara.
Apa penyebab utama bertahannya pengaruh Hindu di Bali?
A. Letak geografis yang terisolasi dan kuatnya
tradisi keagamaan lokal.
B. Bali menolak semua pengaruh asing.
C. Adanya hubungan erat dengan kerajaan Islam di Jawa.
D. Perdagangan dengan Eropa membawa ajaran Hindu baru.
E. Kerajaan Bali memiliki tentara yang kuat melawan pengaruh luar.
17. Pusat
Kerajaan Sriwijaya berada di tepi Sungai Musi yang ramai oleh aktivitas
perdagangan.
Bagaimana kondisi geografis tersebut berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi
kerajaan?
A. Memudahkan pengawasan terhadap wilayah
daratan.
B. Menjadikan Sriwijaya sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan internasional.
C. Membuat kerajaan bergantung pada pertanian sawah.
D. Membatasi hubungan dagang dengan luar negeri.
E. Menghambat perkembangan pelayaran.
18. Bukti
masuknya pengaruh India ke Indonesia salah satunya adalah penggunaan huruf
Pallawa dan bahasa Sanskerta pada prasasti-prasasti kuno.
Apa yang dapat disimpulkan dari fenomena tersebut?
A. Terjadi kontak budaya yang mendalam antara
India dan Nusantara.
B. Indonesia menolak budaya lokal dan menggantinya dengan budaya India.
C. Raja-raja Indonesia belajar langsung dari India.
D. Huruf Pallawa digunakan untuk kepentingan militer.
E. Pengaruh India terbatas hanya pada ekonomi.
19. Candi
Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon memiliki garis lurus satu dengan
lainnya, menunjukkan perencanaan tata ruang yang matang.
Apa makna dari tata ruang tersebut dalam konteks spiritual?
A. Simbol perjalanan manusia dari dunia fana
menuju pencerahan.
B. Representasi struktur sosial masyarakat Jawa Kuno.
C. Bentuk penghormatan terhadap para leluhur.
D. Simbol kekuasaan raja terhadap alam semesta.
E. Rencana pertahanan wilayah kerajaan.
20. Kerajaan
Majapahit mencapai kejayaan dalam perdagangan berkat letak geografisnya yang
strategis di tepi Sungai Brantas dan dekat pelabuhan-pelabuhan penting.
Apa dampak utama dari kondisi tersebut terhadap kekuatan Majapahit?
A. Majapahit menjadi pusat perdagangan dan
kebudayaan di Asia Tenggara.
B. Mendorong rakyat meninggalkan sektor agraris.
C. Membuat Majapahit tergantung pada bantuan luar negeri.
D. Menyebabkan konflik internal antar bangsawan.
E. Menghambat hubungan diplomatik dengan Cina.
BAGIAN II – PILIHAN GANDA KOMPLEKS
(Pilihlah lebih dari satu jawaban yang benar!)
21.
Masuknya pengaruh Hindu-Buddha ke Nusantara terjadi melalui proses panjang
kontak dagang dan budaya. Berbagai teori dikemukakan oleh para ahli untuk
menjelaskan hal ini.
Manakah pernyataan yang tepat mengenai teori-teori masuknya Hindu-Buddha ke
Indonesia?
☐ Teori Brahmana menyebutkan agama Hindu-Buddha
dibawa oleh para pendeta India.
☐ Teori Ksatria menekankan peran penaklukan militer
oleh raja-raja India.
☐ Teori Waisya beranggapan bahwa agama dibawa oleh
pedagang India.
☐ Teori Sudra mengaitkan penyebaran agama melalui
budak India yang dibawa ke Nusantara.
☐ Teori Arus Balik menyatakan penyebaran ajaran
dilakukan oleh pelajar Nusantara dari India.
22.
Peninggalan budaya masa Hindu-Buddha di Nusantara memiliki ciri khas tertentu
yang menunjukkan perpaduan unsur lokal dan India.
Yang merupakan bentuk akulturasi budaya Hindu-Buddha dengan budaya lokal antara
lain:
☐ Bentuk candi yang menyerupai gunung sebagai lambang
kosmos.
☐ Upacara sedekah laut yang dilakukan setiap tahun.
☐ Cerita wayang yang diambil dari Mahabharata dan
Ramayana.
☐ Sistem kasta yang diberlakukan ketat dalam
masyarakat.
☐ Tradisi pembakaran jenazah (ngaben) di Bali.
23.
Kerajaan Sriwijaya mencapai kejayaannya karena beberapa faktor pendukung.
Faktor-faktor yang berperan penting dalam kejayaan Sriwijaya adalah:
☐ Letaknya strategis di jalur perdagangan
internasional.
☐ Memiliki armada laut yang kuat untuk menguasai
Selat Malaka.
☐ Dikelilingi daerah pegunungan yang subur untuk
pertanian.
☐ Raja berperan aktif dalam bidang pendidikan agama
Buddha.
☐ Menjalin hubungan dengan Dinasti Tang di Cina.
24.
Kehidupan ekonomi masyarakat pada masa kerajaan Hindu-Buddha tidak hanya
bergantung pada pertanian.
Kegiatan ekonomi yang berkembang pada masa itu meliputi:
☐ Perdagangan antarwilayah dan luar negeri.
☐ Perburuan binatang liar untuk upacara kerajaan.
☐ Pertanian padi sawah dan ladang.
☐ Pembuatan dan penjualan kerajinan logam dan
perhiasan.
☐ Penangkapan ikan di laut untuk ekspor.
25.
Kerajaan Mataram Kuno dikenal sebagai kerajaan agraris, sedangkan Sriwijaya
dikenal sebagai kerajaan maritim.
Ciri-ciri yang tepat membedakan keduanya adalah:
☐ Mataram berpusat di pedalaman Jawa yang subur.
☐ Sriwijaya menguasai jalur perdagangan laut.
☐ Mataram memiliki pelabuhan internasional besar.
☐ Sriwijaya bergantung pada hasil sawah dan ladang.
☐ Mataram banyak membangun candi di daerah
pegunungan.
26.
Candi-candi peninggalan Hindu-Buddha di Indonesia memiliki fungsi sosial dan
keagamaan yang beragam.
Fungsi candi pada masa itu meliputi:
☐ Tempat pemujaan dewa.
☐ Tempat pemakaman raja.
☐ Tempat pendidikan agama.
☐ Tempat tinggal pendeta.
☐ Benteng pertahanan kerajaan.
27.
Kerajaan Kediri berkembang sebagai pusat perdagangan dan budaya di Jawa Timur.
Kehidupan sosial budaya di Kediri ditandai oleh:
☐ Berkembangnya karya sastra berbahasa Jawa Kuno.
☐ Tersebarnya sistem kasta yang kaku di masyarakat.
☐ Peningkatan hasil pertanian padi dan rempah.
☐ Munculnya para pujangga dan penulis kerajaan.
☐ Penggunaan aksara Pallawa pada prasasti.
28.
Kerajaan Majapahit dikenal dengan sistem pemerintahan yang teratur dan
birokrasi yang luas.
Ciri-ciri administrasi Majapahit antara lain:
☐ Adanya jabatan rakryan dan patih sebagai pembantu
raja.
☐ Dibentuknya dewan penasihat kerajaan (Sapta Prabu).
☐ Adanya struktur daerah dengan bupati sebagai
penguasa lokal.
☐ Tidak mengenal sistem perpajakan.
☐ Menerapkan hukum tertulis dalam pemerintahan.
29.
Sumber sejarah mengenai kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia berasal dari
berbagai bentuk.
Yang termasuk sumber sejarah primer tentang masa Hindu-Buddha adalah:
☐ Prasasti Yupa.
☐ Kitab Pararaton.
☐ Naskah Negarakertagama.
☐ Catatan I-Tsing.
☐ Arca dan relief pada candi.
30.
Masuknya budaya India ke Nusantara tidak menghilangkan budaya lokal, tetapi
memunculkan bentuk kebudayaan baru.
Contoh nyata dari akulturasi budaya India dan Nusantara adalah:
☐ Arsitektur candi yang menyerupai gunung.
☐ Penggunaan bahasa Sanskerta dalam prasasti.
☐ Upacara selamatan yang dilakukan masyarakat desa.
☐ Cerita pewayangan dari epos Mahabharata.
☐ Tata kota berbentuk mandala pada pusat kerajaan.
Berikut contoh 10 soal naratif pilihan ganda kategori Tepat / Tidak
Tepat (3 pilihan: A, B, C) sesuai dengan materi kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di Indonesia.
Setiap soal berbentuk naratif (stimulus) dan diikuti tiga pernyataan yang harus
dinilai “Tepat” atau “Tidak Tepat”.
1. Kerajaan Kutai Martadipura
Kerajaan Kutai Martadipura di Kalimantan Timur dikenal sebagai kerajaan Hindu
tertua di Indonesia. Informasi mengenai kerajaan ini diperoleh dari tujuh Yupa
yang berisi pujian kepada Raja Mulawarman, putra Aswawarman, cucu Kudungga.
Kondisi Kehidupan di Kutai Martadipura | Tepat | Tidak Tepat
A. Yupa merupakan prasasti batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan bagi
para Brahmana.
B. Bahasa yang digunakan dalam Yupa adalah Melayu Kuno.
C. Raja Mulawarman dikenal dermawan karena memberikan sedekah besar kepada kaum
Brahmana.
2. Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat berkembang pesat pada masa Raja
Purnawarman. Prasasti Tugu menceritakan penggalian Sungai Gomati untuk mengairi
lahan pertanian.
Kehidupan Politik dan Ekonomi Tarumanegara | Tepat | Tidak Tepat
A. Raja Purnawarman dikenal bijaksana dan memperhatikan kesejahteraan
rakyatnya.
B. Prasasti Tugu menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta.
C. Tarumanegara merupakan kerajaan bercorak Buddha Mahayana.
3. Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sriwijaya berkembang menjadi pusat perdagangan dan pendidikan agama
Buddha di Asia Tenggara. Letaknya yang strategis di tepi Selat Malaka
menjadikan Sriwijaya sebagai pusat maritim.
Kehidupan Ekonomi dan Religi Sriwijaya | Tepat | Tidak Tepat
A. Sriwijaya menjadi pusat pembelajaran agama Buddha yang terkenal hingga ke
India.
B. Raja Balaputradewa dikenal sebagai pemeluk Hindu Siwaisme.
C. Letak geografis Sriwijaya sangat menguntungkan dalam mengontrol jalur
perdagangan internasional.
4. Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Mataram Kuno berkembang di Jawa Tengah dan melahirkan dua dinasti
besar, Sanjaya (Hindu) dan Syailendra (Buddha).
Kehidupan Religi dan Budaya Mataram Kuno | Tepat | Tidak Tepat
A. Dinasti Syailendra membangun Candi Borobudur sebagai pusat kegiatan agama
Buddha.
B. Prasasti Canggal menandai berdirinya Dinasti Syailendra.
C. Keruntuhan Mataram Kuno salah satunya disebabkan oleh letusan Gunung Merapi.
5. Kerajaan Kediri
Kerajaan Kediri dikenal sebagai masa keemasan sastra Jawa Kuno, dengan karya
sastra seperti Bharatayudha dan Smara
Dhahana.
Kehidupan Budaya dan Ekonomi Kediri | Tepat | Tidak Tepat
A. Raja terkenal Kediri adalah Jayabaya yang dikenal memiliki ramalan
tentang masa depan Nusantara.
B. Karya sastra Bharatayudha ditulis oleh Mpu
Panuluh dan Mpu Sedah.
C. Ekonomi Kediri bertumpu pada perdagangan maritim antar pulau.
6. Kerajaan Singasari
Kerajaan Singasari berdiri setelah runtuhnya Kediri dan mencapai puncak
kejayaan pada masa Raja Kertanegara.
Kehidupan Politik Singasari | Tepat | Tidak Tepat
A. Kertanegara mengirim Ekspedisi Pamalayu untuk memperluas pengaruh ke
Sumatra.
B. Singasari merupakan kerajaan bercorak Buddha Tantrayana.
C. Raden Wijaya adalah pendiri Singasari setelah menaklukkan Kediri.
7. Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit mencapai masa kejayaan di bawah pemerintahan Raja Hayam
Wuruk dengan patih Gajah Mada.
Kehidupan Politik dan Budaya Majapahit | Tepat | Tidak Tepat
A. Sumpah Palapa menunjukkan cita-cita Gajah Mada untuk mempersatukan
Nusantara.
B. Kitab Negarakertagama dan Sutasoma
menggambarkan kejayaan Majapahit.
C. Majapahit dikenal sebagai kerajaan bercorak Islam yang pertama di Jawa
Timur.
8. Teori Masuknya Hindu-Buddha
Masuknya agama Hindu-Buddha ke Nusantara dijelaskan melalui berbagai teori
seperti teori Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Arus Balik.
Evaluasi Teori Masuknya Agama Hindu-Buddha | Tepat | Tidak Tepat
A. Teori Brahmana menyebut bahwa para pendeta India datang ke Nusantara atas
undangan raja setempat.
B. Teori Ksatria menyebut bahwa agama Hindu dibawa oleh pedagang India.
C. Teori Arus Balik menjelaskan bahwa penyebaran budaya India terjadi karena
pelajar Nusantara yang belajar ke India lalu kembali ke tanah air.
9. Akulturasi Budaya Hindu-Buddha di Nusantara
Masuknya pengaruh budaya India tidak menghapus tradisi lokal, tetapi menyatu
dalam bentuk akulturasi.
Bentuk Akulturasi Budaya | Tepat | Tidak Tepat
A. Candi dibangun di atas punden berundak sebagai wujud perpaduan budaya
lokal dan Hindu-Buddha.
B. Upacara selamatan merupakan contoh akulturasi budaya antara India dan lokal.
C. Sistem kasta India diterapkan secara kaku di seluruh kerajaan Nusantara.
10. Peninggalan Budaya Hindu-Buddha
Berbagai peninggalan arsitektur dan prasasti menjadi bukti kebesaran
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.
Klasifikasi Peninggalan Budaya | Tepat | Tidak Tepat
A. Prasasti Yupa merupakan peninggalan Kerajaan Kutai.
B. Candi Prambanan adalah candi Buddha terbesar di Indonesia.
C. Arca Prajnaparamita ditemukan di Jawa Timur sebagai peninggalan masa
Singasari.
🟩 Kunci Jawaban
– Pilihan Ganda Naratif (1–20)
1. E
2. A
3. E
4. D
5. E
6. D
7. C
8. D
9. B
10. E
11. C
12. E
13. D
14. E
15. D
16. B
17. D
18. E
19. E
20. D
🟦 Kunci
Jawaban – Pilihan Ganda Kompleks (21–30)
(Jawaban dapat lebih dari satu yang benar)
21. ✅
B, D
22. ✅
A, C, E
23. ✅
B, D
24. ✅
B, D
25. ✅
B, D
26. ✅
A, C, D
27. ✅
A, C, D
28. ✅
A, B, D
29. ✅
A, D
30. ✅
A, D, E
Berikut kunci jawaban lengkap untuk 10 soal naratif
kategori Tepat / Tidak Tepat tentang kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di Nusantara 👇
1. Kerajaan Kutai Martadipura
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Yupa merupakan prasasti batu yang berfungsi sebagai tugu
peringatan bagi para Brahmana. |
✅ Tepat |
|
B. Bahasa yang digunakan dalam Yupa adalah Melayu Kuno. |
❌ Tidak Tepat (bahasanya
Sanskerta) |
|
C. Raja Mulawarman dikenal dermawan karena memberikan
sedekah besar kepada kaum Brahmana. |
✅ Tepat |
2. Kerajaan Tarumanegara
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Raja Purnawarman dikenal bijaksana dan memperhatikan
kesejahteraan rakyatnya. |
✅ Tepat |
|
B. Prasasti Tugu menggunakan huruf Pallawa dan bahasa
Sanskerta. |
✅ Tepat |
|
C. Tarumanegara merupakan kerajaan bercorak Buddha
Mahayana. |
❌ Tidak Tepat (bercorak Hindu
Wisnu) |
3. Kerajaan Sriwijaya
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Sriwijaya menjadi pusat pembelajaran agama Buddha yang
terkenal hingga ke India. |
✅ Tepat |
|
B. Raja Balaputradewa dikenal sebagai pemeluk Hindu
Siwaisme. |
❌ Tidak Tepat (penganut Buddha
Mahayana) |
|
C. Letak geografis Sriwijaya sangat menguntungkan dalam
mengontrol jalur perdagangan internasional. |
✅ Tepat |
4. Kerajaan Mataram Kuno
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Dinasti Syailendra membangun Candi Borobudur sebagai
pusat kegiatan agama Buddha. |
✅ Tepat |
|
B. Prasasti Canggal menandai berdirinya Dinasti
Syailendra. |
❌ Tidak Tepat (menandai
berdirinya Dinasti Sanjaya) |
|
C. Keruntuhan Mataram Kuno salah satunya disebabkan oleh
letusan Gunung Merapi. |
✅ Tepat |
5. Kerajaan Kediri
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Raja terkenal Kediri adalah Jayabaya yang dikenal
memiliki ramalan tentang masa depan Nusantara. |
✅ Tepat |
|
B. Karya sastra Bharatayudha
ditulis oleh Mpu Panuluh dan Mpu Sedah. |
✅ Tepat |
|
C. Ekonomi Kediri bertumpu pada perdagangan maritim antar
pulau. |
❌ Tidak Tepat (lebih pada
pertanian dan perdagangan sungai/brantas) |
6. Kerajaan Singasari
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Kertanegara mengirim Ekspedisi Pamalayu untuk
memperluas pengaruh ke Sumatra. |
✅ Tepat |
|
B. Singasari merupakan kerajaan bercorak Buddha
Tantrayana. |
✅ Tepat |
|
C. Raden Wijaya adalah pendiri Singasari setelah
menaklukkan Kediri. |
❌ Tidak Tepat (Raden Wijaya
mendirikan Majapahit) |
7. Kerajaan Majapahit
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Sumpah Palapa menunjukkan cita-cita Gajah Mada untuk
mempersatukan Nusantara. |
✅ Tepat |
|
B. Kitab Negarakertagama
dan Sutasoma menggambarkan kejayaan
Majapahit. |
✅ Tepat |
|
C. Majapahit dikenal sebagai kerajaan bercorak Islam yang
pertama di Jawa Timur. |
❌ Tidak Tepat (bercorak
Hindu-Buddha) |
8. Teori Masuknya Hindu-Buddha
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Teori Brahmana menyebut bahwa para pendeta India datang
ke Nusantara atas undangan raja setempat. |
✅ Tepat |
|
B. Teori Ksatria menyebut bahwa agama Hindu dibawa oleh
pedagang India. |
❌ Tidak Tepat (itu teori
Waisya) |
|
C. Teori Arus Balik menjelaskan bahwa penyebaran budaya
India terjadi karena pelajar Nusantara yang belajar ke India lalu kembali ke
tanah air. |
✅ Tepat |
9. Akulturasi Budaya Hindu-Buddha
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Candi dibangun di atas punden berundak sebagai wujud
perpaduan budaya lokal dan Hindu-Buddha. |
✅ Tepat |
|
B. Upacara selamatan merupakan contoh akulturasi budaya
antara India dan lokal. |
✅ Tepat |
|
C. Sistem kasta India diterapkan secara kaku di seluruh
kerajaan Nusantara. |
❌ Tidak Tepat (sistem kasta
diadaptasi lebih longgar) |
10. Peninggalan Budaya Hindu-Buddha
|
Pernyataan |
Jawaban |
|
A. Prasasti Yupa merupakan peninggalan Kerajaan Kutai. |
✅ Tepat |
|
B. Candi Prambanan adalah candi Buddha terbesar di
Indonesia. |
❌ Tidak Tepat (candi Hindu
terbesar) |
|
C. Arca Prajnaparamita ditemukan di Jawa Timur sebagai
peninggalan masa Singasari. |
✅ Tepat |
SOAL PILIHAN GANDA NARASI DESKRIPTIF
1.
Masuknya Islam ke Nusantara membawa perubahan besar dalam sistem kepercayaan
masyarakat yang sebelumnya dipengaruhi ajaran Hindu-Buddha. Salah satu bukti nyata
perubahan itu terlihat dalam berkembangnya pesantren sebagai lembaga pendidikan
Islam pertama. Pesantren menjadi pusat penyebaran ilmu agama sekaligus
membentuk karakter masyarakat.
Apa makna penting berdirinya pesantren dalam konteks perkembangan Islam di
Nusantara?
A. Sebagai tempat pelatihan militer bagi para pengikut Islam.
B. Sebagai simbol perlawanan terhadap pengaruh budaya Hindu-Buddha.
C. Sebagai pusat pembelajaran agama dan pembentukan moral masyarakat.
D. Sebagai sarana politik kerajaan Islam untuk memperluas kekuasaan.
E. Sebagai lembaga yang hanya diperuntukkan bagi bangsawan muslim.
2.
Pada masa Kerajaan Samudra Pasai, aktivitas perdagangan berkembang pesat. Letak
kerajaan yang strategis di pesisir Sumatra membuatnya menjadi pusat pertemuan
para pedagang dari berbagai bangsa. Akibatnya, nilai-nilai Islam dengan cepat
menyebar melalui interaksi dagang.
Apa yang menjadi faktor utama pesatnya penyebaran Islam di Samudra Pasai?
A. Kegiatan dakwah para sufi di pedalaman.
B. Pengaruh kuat kerajaan-kerajaan di Jawa.
C. Perdagangan internasional yang mempertemukan banyak bangsa.
D. Dukungan kekaisaran Turki Utsmani dalam penyebaran Islam.
E. Paksaan dari penguasa agar rakyat memeluk Islam.
3.
Salah satu peninggalan penting masa Kerajaan Demak adalah Masjid Agung Demak
yang mencerminkan akulturasi budaya Hindu-Buddha dan Islam. Bentuk atap tumpang
tiga yang menyerupai meru menggambarkan penerimaan terhadap tradisi lokal.
Apa pesan penting dari bentuk arsitektur Masjid Agung Demak tersebut?
A. Islam berkembang dengan menolak seluruh budaya lama.
B. Adanya kompromi budaya antara tradisi lokal dan ajaran Islam.
C. Upaya kerajaan untuk menghapus simbol-simbol Hindu-Buddha.
D. Dominasi budaya Arab atas budaya Jawa.
E. Penolakan masyarakat terhadap bentuk budaya asing.
4.
Kerajaan Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan pada masa Sultan Iskandar Muda.
Di bawah kepemimpinannya, Aceh menjadi pusat ilmu pengetahuan dan perdagangan.
Banyak ulama dan pedagang dari Timur Tengah datang ke Aceh untuk berdakwah dan
berdagang.
Faktor apa yang paling menentukan kejayaan Aceh pada masa itu?
A. Letak strategis di jalur pelayaran internasional.
B. Dukungan penuh dari kekaisaran Mughal.
C. Hasil bumi yang melimpah dari pedalaman Sumatra.
D. Penemuan teknologi baru dalam pembuatan kapal.
E. Hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan Eropa.
5.
Wali Songo dikenal sebagai tokoh penting dalam proses Islamisasi di Jawa.
Mereka menggunakan pendekatan budaya seperti wayang, gamelan, dan seni ukir
untuk menyebarkan ajaran Islam.
Mengapa metode dakwah Wali Songo dianggap sangat berhasil?
A. Karena menggunakan pendekatan kekerasan untuk mempercepat Islamisasi.
B. Karena menyesuaikan ajaran Islam dengan budaya lokal tanpa mengubah
nilainya.
C. Karena mendapat dukungan penuh dari kerajaan Hindu-Buddha.
D. Karena hanya berfokus pada kalangan bangsawan dan pedagang.
E. Karena menolak segala bentuk tradisi lokal yang bertentangan dengan Islam.
6.
Pada masa Kerajaan Mataram Islam, Sultan Agung berhasil menyatukan wilayah Jawa
bagian tengah dan timur. Ia juga dikenal karena kebijakan penyatuan kalender
Saka dan Hijriah.
Apa tujuan utama Sultan Agung menggabungkan kedua kalender tersebut?
A. Untuk memperlihatkan kekuasaan politiknya kepada rakyat.
B. Untuk menyatukan tradisi Islam dan kejawen dalam kehidupan masyarakat.
C. Untuk menyaingi kalender yang digunakan oleh bangsa Eropa.
D. Untuk memudahkan pengaturan perdagangan antarwilayah.
E. Untuk menggantikan seluruh sistem penanggalan sebelumnya.
7.
Kerajaan Gowa-Tallo di Sulawesi Selatan berkembang pesat setelah Islam
dijadikan agama resmi. Sultan Alauddin berhasil mengubah Gowa menjadi pusat
perdagangan dan penyebaran Islam di kawasan timur Indonesia.
Apa dampak utama pengislaman Gowa-Tallo terhadap wilayah timur Nusantara?
A. Menjadi awal mula perpecahan antar kerajaan di Maluku.
B. Meningkatnya pengaruh kerajaan Portugis di wilayah timur.
C. Mempercepat penyebaran Islam ke daerah Nusa Tenggara dan Maluku.
D. Mengakhiri seluruh tradisi lokal yang masih animistis.
E. Menghambat perkembangan ekonomi karena perang antar kerajaan.
8.
Dalam bidang ekonomi, kerajaan-kerajaan Islam di pesisir utara Jawa seperti
Demak dan Banten berkembang karena aktivitas perdagangan rempah-rempah. Banyak
pedagang dari Arab, Gujarat, dan Tiongkok datang untuk berdagang.
Apa dampak sosial dari kegiatan perdagangan ini bagi masyarakat pesisir?
A. Terjadi kesenjangan sosial yang semakin tajam.
B. Terbentuknya masyarakat multikultural dengan nilai toleransi tinggi.
C. Hilangnya identitas budaya lokal akibat pengaruh asing.
D. Meningkatnya konflik antar pedagang lokal dan asing.
E. Menurunnya minat masyarakat terhadap pendidikan agama.
9.
Penyebaran Islam di Kalimantan tidak dilakukan melalui penaklukan, melainkan
lewat hubungan dagang dan perkawinan. Banyak bangsawan setempat yang memeluk
Islam setelah berinteraksi dengan pedagang Muslim.
Apa makna penting dari cara penyebaran Islam tersebut?
A. Islam masuk dengan cara damai dan menghargai struktur sosial lokal.
B. Islam berkembang karena adanya tekanan dari kerajaan luar.
C. Penyebaran Islam menimbulkan konflik dengan penduduk asli.
D. Masuknya Islam menghapus seluruh tradisi daerah.
E. Islam disebarkan secara eksklusif hanya di kalangan bangsawan.
10.
Kerajaan Banten menjadi salah satu pelabuhan terbesar pada abad ke-16. Selain
menjadi pusat perdagangan, Banten juga menjadi tempat penyebaran ajaran Islam
ke daerah barat Nusantara.
Apa peran utama Banten dalam perkembangan Islam di Nusantara?
A. Sebagai pusat kekuasaan politik tertinggi di Jawa.
B. Sebagai penghubung perdagangan antara Maluku dan India.
C. Sebagai basis penyebaran Islam dan pusat perdagangan internasional.
D. Sebagai benteng pertahanan menghadapi serangan Portugis.
E. Sebagai tempat pelatihan para prajurit kerajaan.
11.
Salah satu ciri khas perkembangan budaya Islam di Nusantara adalah munculnya
karya sastra bernuansa Islam, seperti “Hikayat” dan “Syair”.
Apa peran karya sastra tersebut dalam masyarakat masa itu?
A. Menjadi hiburan semata tanpa nilai moral.
B. Mengandung pesan dakwah dan ajaran keagamaan yang mudah diterima rakyat.
C. Menjadi alat propaganda politik kerajaan Islam.
D. Menyaingi tradisi lisan yang sudah berkembang sebelumnya.
E. Menghapuskan seluruh kisah lama yang berakar dari Hindu-Buddha.
12.
Islamisasi di Indonesia tidak hanya melalui perdagangan dan dakwah, tetapi juga
melalui pendidikan formal seperti madrasah dan surau.
Bagaimana pengaruh lembaga-lembaga pendidikan tersebut terhadap masyarakat?
A. Membentuk masyarakat yang melek huruf dan memahami ajaran agama.
B. Menimbulkan konflik dengan lembaga pendidikan tradisional.
C. Mengurangi peran ulama dalam kehidupan sosial.
D. Membatasi akses pendidikan hanya bagi kalangan bangsawan.
E. Menghapus seluruh tradisi belajar lokal.
13.
Kerajaan Ternate dan Tidore berkembang sebagai kerajaan Islam yang kuat di
Maluku. Mereka bersaing dalam perdagangan rempah-rempah, terutama dengan bangsa
Portugis dan Spanyol.
Bagaimana dampak persaingan itu terhadap kekuasaan kedua kerajaan?
A. Menguatkan kerja sama antara Ternate dan Tidore.
B. Menyebabkan terjadinya peperangan dan campur tangan bangsa Eropa.
C. Mendorong munculnya kekuatan baru dari pedalaman Maluku.
D. Membuat kedua kerajaan menguasai seluruh perdagangan Asia.
E. Menumbuhkan persatuan antara kerajaan Islam dan Kristen.
14.
Penyebaran Islam di Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh Sunan Giri. Ia dikenal
dengan metode dakwah yang kreatif, seperti menciptakan permainan anak-anak yang
bernilai moral Islam.
Apa keunggulan pendekatan dakwah yang dilakukan Sunan Giri?
A. Menggunakan kekuatan politik untuk menyebarkan Islam.
B. Menanamkan nilai Islam melalui budaya dan pendidikan anak.
C. Menghapus seluruh tradisi lokal secara total.
D. Menjadikan pesantren sebagai alat politik kerajaan.
E. Mendorong masyarakat meninggalkan kegiatan ekonomi.
15.
Perdagangan laut antara Nusantara dan bangsa asing mempercepat masuknya
pengaruh Islam. Pelabuhan seperti Gresik, Tuban, dan Jepara menjadi pintu masuk
utama bagi para pedagang Muslim.
Apa peran utama kota pelabuhan dalam proses Islamisasi?
A. Sebagai tempat penyimpanan hasil bumi kerajaan.
B. Sebagai pusat interaksi ekonomi dan budaya antara bangsa-bangsa.
C. Sebagai tempat pelatihan prajurit kerajaan.
D. Sebagai benteng pertahanan terhadap serangan luar.
E. Sebagai lokasi penyebaran agama lokal.
16.
Di Kesultanan Banjar, raja yang pertama kali memeluk Islam adalah Pangeran
Samudera. Setelah menjadi sultan, ia mengubah sistem pemerintahan berdasarkan
hukum Islam.
Apa pengaruh keputusan ini terhadap masyarakat Banjar?
A. Menyebabkan konflik dengan kerajaan tetangga yang non-Islam.
B. Membawa perubahan hukum dan tata kehidupan masyarakat.
C. Menghapus struktur sosial yang sudah ada.
D. Menurunkan minat rakyat terhadap perdagangan.
E. Membatasi peran ulama dalam pemerintahan.
17.
Dalam bidang seni, pengaruh Islam tampak pada kaligrafi yang menghiasi dinding
masjid dan makam. Seni kaligrafi menggantikan relief tokoh dewa atau manusia
seperti masa Hindu-Buddha.
Apa makna perubahan tersebut?
A. Menunjukkan peralihan nilai estetika sesuai ajaran Islam.
B. Menghapus seluruh bentuk seni tradisional Nusantara.
C. Menandai kemunduran kreativitas seniman lokal.
D. Menjadi bukti penolakan terhadap pengaruh luar.
E. Menggantikan fungsi tulisan aksara Jawa dan Kawi.
18.
Islam juga membawa perubahan dalam bidang ekonomi. Prinsip kejujuran, zakat,
dan larangan riba mulai diterapkan dalam perdagangan.
Apa dampak sosial dari penerapan nilai-nilai ekonomi Islam tersebut?
A. Meningkatnya kepercayaan antar pedagang.
B. Munculnya monopoli perdagangan oleh kerajaan.
C. Terjadinya konflik antar pemeluk agama.
D. Menurunnya peran pedagang lokal.
E. Melemahnya sistem ekonomi maritim.
19.
Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan
sosial dan politik masyarakat Islam.
Apa fungsi sosial utama masjid pada masa kerajaan Islam di Nusantara?
A. Tempat penampungan logistik kerajaan.
B. Tempat pertemuan masyarakat dan pusat pengambilan keputusan.
C. Tempat hiburan rakyat dan kesenian daerah.
D. Tempat menyimpan arsip pemerintahan.
E. Tempat pelatihan militer bagi prajurit.
20.
Sultan Iskandar Thani dari Aceh dikenal sebagai penguasa yang mendukung
kegiatan keilmuan. Ia mengundang banyak ulama dan cendekiawan ke istananya.
Apa dampak kebijakan tersebut bagi Kerajaan Aceh?
A. Menurunnya kegiatan perdagangan.
B. Meningkatnya peran ulama dalam pemerintahan dan pendidikan.
C. Hilangnya tradisi lokal akibat pengaruh luar.
D. Terjadinya konflik antara bangsawan dan ulama.
E. Berkurangnya minat rakyat terhadap pendidikan agama.
Baik, berikut lanjutan 10 soal tipe “Pilihan Ganda Kompleks”
dan 10 soal tipe “Tepat/Tidak Tepat” dengan tema:
Elemen/Materi: Kehidupan religi, budaya, politik, dan
ekonomi masyarakat di Nusantara pada masa kerajaan Islam
Kompetensi: Menganalisis hubungan antara masuknya agama dan
kebudayaan Islam dengan perubahan dalam sistem politik, ekonomi, serta
perkembangan budaya masyarakat Nusantara.
Kunci jawaban tidak ditampilkan sesuai permintaan Anda.
🕌 A. Soal
Pilihan Ganda Kompleks (Jawaban benar bisa lebih dari satu)
1.
Penyebaran Islam di Nusantara tidak hanya dilakukan melalui dakwah para ulama,
tetapi juga lewat jalur perdagangan dan perkawinan.
Bentuk-bentuk penyebaran Islam di Nusantara yang benar ditunjukkan oleh pernyataan
berikut:
☐ Para pedagang Muslim menikah dengan penduduk
setempat.
☐ Islam disebarkan dengan cara penaklukan bersenjata.
☐ Ulama mengajarkan ajaran Islam melalui pesantren.
☐ Para penguasa lokal dipaksa memeluk Islam.
☐ Cerita rakyat dan seni digunakan sebagai media
dakwah.
2.
Kerajaan Islam di Nusantara berkembang menjadi pusat perdagangan dan penyebaran
Islam. Ciri-ciri utama kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia antara lain:
☐ Letaknya strategis di jalur perdagangan laut.
☐ Pemerintahan dijalankan dengan sistem kekaisaran
Romawi.
☐ Raja berperan sebagai pemimpin politik dan agama.
☐ Mengembangkan sistem kasta seperti masa
Hindu-Buddha.
☐ Menggunakan hukum Islam dalam kehidupan masyarakat.
3.
Perkembangan Islam di bidang seni dan budaya tampak pada berbagai aspek
kehidupan masyarakat.
Manakah yang merupakan pengaruh seni Islam pada masa kerajaan-kerajaan Islam?
☐ Kaligrafi Arab menghiasi dinding masjid dan makam.
☐ Wayang dijadikan sarana penyebaran nilai-nilai
Islam.
☐ Patung-patung dewa digunakan sebagai lambang
kerajaan.
☐ Naskah-naskah berhuruf Arab Melayu berkembang
pesat.
☐ Relief candi menjadi simbol utama kebudayaan Islam.
4.
Masjid pada masa kerajaan Islam memiliki fungsi yang beragam.
Fungsi-fungsi masjid yang berkembang pada masa itu adalah:
☐ Tempat ibadah umat Islam.
☐ Pusat pendidikan dan dakwah.
☐ Gudang penyimpanan hasil bumi kerajaan.
☐ Tempat musyawarah masyarakat.
☐ Markas militer utama kerajaan.
5.
Perkembangan ekonomi pada masa kerajaan Islam sangat dipengaruhi oleh aktivitas
perdagangan maritim.
Pernyataan yang menggambarkan kondisi ekonomi masa itu antara lain:
☐ Pelabuhan menjadi pusat interaksi antarbangsa.
☐ Pajak perdagangan diterapkan untuk mengatur
ekonomi.
☐ Kerajaan Islam hanya bergantung pada pertanian.
☐ Hubungan dagang dengan Arab dan India semakin kuat.
☐ Perdagangan rempah-rempah menjadi sumber utama
pendapatan kerajaan.
6.
Proses Islamisasi di Jawa melibatkan peran penting para wali.
Peran para Wali Songo dalam penyebaran Islam antara lain:
☐ Mengembangkan pesantren sebagai pusat pendidikan
Islam.
☐ Menghapus seluruh adat istiadat lokal.
☐ Menciptakan kesenian bernilai dakwah.
☐ Membimbing rakyat dalam kehidupan sosial dan agama.
☐ Melarang interaksi dengan masyarakat non-Islam.
7.
Kerajaan Aceh dikenal sebagai pusat perdagangan dan keilmuan Islam di Asia
Tenggara.
Faktor yang menjadikan Aceh sebagai pusat penting penyebaran Islam adalah:
☐ Letaknya strategis di jalur pelayaran
internasional.
☐ Dukungan ulama dari Timur Tengah.
☐ Produksi rempah-rempah yang melimpah.
☐ Penerapan hukum Islam secara ketat.
☐ Isolasi dari pengaruh bangsa Eropa.
8.
Akulturasi budaya Islam dengan tradisi lokal menghasilkan berbagai bentuk
kebudayaan baru.
Yang termasuk hasil akulturasi budaya Islam dengan lokal yaitu:
☐ Masjid berkubah dan berpintu besar bergaya Timur
Tengah.
☐ Masjid beratap tumpang tiga seperti di Demak.
☐ Tradisi Sekaten untuk memperingati kelahiran Nabi
Muhammad.
☐ Relief cerita Ramayana di candi-candi Hindu.
☐ Seni ukir bernuansa kaligrafi Arab.
9.
Perkembangan sastra Islam di Nusantara melahirkan berbagai karya tulis penting.
Yang termasuk karya sastra bercorak Islam adalah:
☐ Hikayat Raja-Raja Pasai.
☐ Syair Perahu karya Hamzah Fansuri.
☐ Negarakertagama karya Mpu Prapanca.
☐ Tajussalatin karya Bukhari al-Jauhari.
☐ Serat Wedhatama karya Mangkunegara IV.
10.
Islam memberikan pengaruh besar terhadap sistem sosial masyarakat.
Ciri-ciri sistem sosial Islam pada masa kerajaan-kerajaan Islam adalah:
☐ Masyarakat dibedakan berdasarkan kasta.
☐ Status sosial ditentukan oleh keimanan dan akhlak.
☐ Adanya kesetaraan antara bangsawan dan rakyat.
☐ Perbudakan dilarang dalam sistem sosial Islam.
☐ Hubungan sosial didasarkan pada kekayaan dan
keturunan.
Berikut 10 soal naratif pilihan ganda kategori Tepat / Tidak Tepat
(masing-masing dengan 3 pernyataan) sesuai dengan materi Kehidupan Religi,
Budaya, Politik, dan Ekonomi Masyarakat di Nusantara pada Masa Kerajaan Islam.
Semua soal disusun berbasis konteks sejarah nyata dan berorientasi analisis
(HOTS).
1. Kerajaan Samudra Pasai
Kerajaan Samudra Pasai di pesisir utara Sumatra merupakan kerajaan Islam
pertama di Indonesia. Letaknya yang strategis menjadikannya pusat perdagangan
internasional sekaligus tempat penyebaran Islam di Asia Tenggara.
Kehidupan Ekonomi dan Religi Samudra Pasai | Tepat | Tidak Tepat
A. Samudra Pasai dikenal sebagai penghasil lada dan pusat perdagangan
internasional.
B. Raja Malik Al Saleh merupakan raja pertama Samudra Pasai yang memeluk Islam.
C. Samudra Pasai lebih banyak berdagang dengan pedagang Spanyol dan Portugis.
2. Kerajaan Aceh Darussalam
Kerajaan Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Iskandar
Muda (1607–1636). Pada masa ini, Aceh menjadi pusat perdagangan dan penyebaran
Islam di Asia Tenggara.
Kehidupan Politik dan Ekonomi Aceh | Tepat | Tidak Tepat
A. Iskandar Muda memperkuat armada laut untuk menguasai perdagangan Selat
Malaka.
B. Aceh terkenal dengan sistem politik teokratis yang berlandaskan hukum Islam.
C. Aceh menjalin hubungan dagang erat dengan Belanda untuk melawan Portugis.
3. Kesultanan Demak
Kesultanan Demak berdiri sekitar abad ke-15 dan menjadi kerajaan Islam
pertama di Pulau Jawa. Pusat pemerintahan berada di pesisir utara Jawa yang
strategis untuk perdagangan.
Kehidupan Politik dan Budaya Demak | Tepat | Tidak Tepat
A. Raden Patah merupakan pendiri Kesultanan Demak dan keturunan Majapahit.
B. Masjid Agung Demak menjadi simbol akulturasi budaya Islam dan Jawa.
C. Demak runtuh karena kekalahan dalam perang dengan Portugis di Malaka.
4. Kesultanan Banten
Kesultanan Banten berkembang sebagai pelabuhan internasional dan pusat
perdagangan lada di ujung barat Pulau Jawa.
Kehidupan Ekonomi dan Politik Banten | Tepat | Tidak Tepat
A. Sultan Ageng Tirtayasa berusaha mempertahankan kedaulatan Banten dari
campur tangan VOC.
B. Kejayaan ekonomi Banten didukung oleh perdagangan rempah-rempah dan lada.
C. Banten menjadi kerajaan bawahan Mataram sejak awal berdirinya.
5. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo)
Kesultanan Makassar berkembang sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan
internasional di bagian timur Nusantara.
Kehidupan Ekonomi dan Politik Gowa-Tallo | Tepat | Tidak Tepat
A. Sultan Hasanuddin dikenal sebagai “Ayam Jantan dari Timur” karena
keberaniannya melawan VOC.
B. Perjanjian Bongaya memperkuat posisi Kesultanan Gowa dalam perdagangan
rempah.
C. Gowa-Tallo berkembang karena letaknya strategis di jalur perdagangan rempah
dunia.
6. Kesultanan Ternate dan Tidore
Kedua kerajaan ini terletak di Maluku dan menjadi pusat perdagangan
rempah-rempah dunia pada abad ke-16.
Kehidupan Ekonomi dan Politik Ternate–Tidore | Tepat | Tidak Tepat
A. Persaingan Ternate dan Tidore dimanfaatkan bangsa Eropa untuk menguasai
perdagangan.
B. Sultan Baabullah dari Ternate berhasil mengusir Portugis dari Maluku.
C. Tidore merupakan kerajaan yang bersekutu dengan VOC untuk mengusir Portugis.
7. Penyebaran Islam di Nusantara
Masuknya Islam ke Nusantara berlangsung damai melalui berbagai jalur seperti
perdagangan, perkawinan, pendidikan, dan kesenian.
Proses dan Media Penyebaran Islam | Tepat | Tidak Tepat
A. Para ulama dan pedagang memainkan peran penting dalam dakwah Islam di
pesisir.
B. Penyebaran Islam terjadi terutama melalui penaklukan dan peperangan.
C. Seni wayang dan gamelan dimanfaatkan sebagai media dakwah Islam di Jawa.
8. Perkembangan Pendidikan Islam
Pada masa kerajaan Islam, berkembang lembaga pendidikan seperti surau,
pesantren, dan masjid yang menjadi pusat belajar agama.
Kehidupan Religi dan Pendidikan Islam | Tepat | Tidak Tepat
A. Surau dan pesantren berperan dalam membentuk tokoh-tokoh ulama di
Nusantara.
B. Ajaran Islam disebarkan hanya melalui pengajaran formal di istana.
C. Kitab kuning menjadi salah satu sumber pembelajaran utama di pesantren.
9. Akulturasi Budaya Islam dan Lokal
Masuknya Islam tidak menghapus budaya lokal, melainkan berpadu dalam bentuk
akulturasi.
Bentuk Akulturasi Budaya Islam | Tepat | Tidak Tepat
A. Tradisi sekaten di Yogyakarta dan Surakarta merupakan hasil perpaduan
budaya Islam dan Jawa.
B. Arsitektur masjid di Indonesia banyak mengadopsi bentuk atap meru khas
Hindu.
C. Sistem pemerintahan Islam menghapus seluruh tradisi kerajaan sebelumnya.
10. Perubahan Sosial dan Ekonomi Masyarakat
Masuknya Islam membawa perubahan besar dalam sistem sosial, politik, dan
ekonomi masyarakat Nusantara.
Dampak Masuknya Islam di Nusantara | Tepat | Tidak Tepat
A. Islam memperkenalkan sistem ekonomi berbasis perdagangan dan jaringan
internasional.
B. Struktur sosial masyarakat menjadi lebih terbuka karena tidak mengenal sistem
kasta.
C. Sistem pemerintahan Islam membuat perdagangan lokal semakin terisolasi.
Berikut kunci jawaban untuk 20 soal
narasi deskriptif tentang Kehidupan religi, budaya, politik, dan ekonomi
masyarakat di Nusantara pada masa kerajaan Islam:
1. E
2. B
3. D
4. E
5. C
6. B
7. E
8. D
9. C
10. E
11. A
12. D
13. C
14. E
15. B
16. D
17. A
18. C
19. E
20. B
🔹 10 Soal Pilihan Ganda Kompleks
(Nomor 21–30)
21. Benar: A, C
22. Benar: B, D
23. Benar: A, B, D
24. Benar: A, C
25. Benar: B, C
26. Benar: A, D
27. Benar: B, C, D
28. Benar: A, B
29. Benar: C, D
30. Benar: A, C, D
Berikut kunci jawaban untuk soal nomor 1–10
tentang Kerajaan Islam di Nusantara:
1. Kerajaan Demak
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Demak didirikan oleh Raden Patah, keturunan Majapahit. |
✅ |
|
|
B |
Masjid Agung Demak menjadi simbol akulturasi budaya Islam
dan Jawa. |
✅ |
|
|
C |
Islam disebarkan dengan cara penaklukan bersenjata di
Jawa. |
✅ |
|
|
D |
Letak Demak strategis di jalur perdagangan laut Jawa. |
✅ |
2. Kerajaan Aceh Darussalam
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Sultan Iskandar Muda memperluas wilayah kekuasaan Aceh. |
✅ |
|
|
B |
Aceh menjadi tempat berdirinya universitas tertua di Asia
Tenggara. |
✅ |
|
|
C |
Hubungan dengan bangsa Arab memperkuat ajaran Islam di
Aceh. |
✅ |
|
|
D |
Aceh mengalami kemunduran akibat kedatangan Portugis. |
✅ |
3. Perkembangan Ekonomi Kerajaan Islam
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Kerajaan Islam menguasai jalur rempah-rempah Nusantara. |
✅ |
|
|
B |
Perdagangan dilakukan secara tertutup dan hanya antar
bangsawan. |
✅ |
|
|
C |
Para pedagang dari Gujarat dan Arab ikut memperkenalkan
Islam. |
✅ |
|
|
D |
Pajak perdagangan digunakan untuk membiayai dakwah Islam. |
✅ |
4. Wali Songo
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Mengajarkan Islam melalui seni dan budaya lokal. |
✅ |
|
|
B |
Mendirikan pesantren sebagai pusat dakwah. |
✅ |
|
|
C |
Melarang seluruh bentuk kesenian daerah. |
✅ |
|
|
D |
Menggunakan pendekatan damai dalam penyebaran Islam. |
✅ |
5. Akulturasi Budaya Islam
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Masjid Demak memiliki atap menyerupai bentuk meru. |
✅ |
|
|
B |
Kaligrafi Arab menghiasi dinding masjid dan nisan. |
✅ |
|
|
C |
Seni pahat dewa-dewi digunakan dalam masjid. |
✅ |
|
|
D |
Tradisi Sekaten muncul dari pengaruh budaya Islam. |
✅ |
6. Kerajaan Gowa-Tallo
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Sultan Alauddin menjadikan Islam agama resmi kerajaan. |
✅ |
|
|
B |
Islam masuk ke Sulawesi melalui hubungan dagang. |
✅ |
|
|
C |
Pengaruh Islam hanya terbatas di kalangan bangsawan. |
✅ |
|
|
D |
Gowa-Tallo menjadi pelabuhan penting di kawasan timur. |
✅ |
7. Penyebaran Islam di Nusantara
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Melalui jalur perdagangan dan perkawinan. |
✅ |
|
|
B |
Dengan memanfaatkan lembaga pendidikan Islam. |
✅ |
|
|
C |
Dengan menghancurkan tempat ibadah lama. |
✅ |
|
|
D |
Dengan menyebarkan nilai-nilai Islam melalui sastra dan
seni. |
✅ |
8. Pengaruh Islam terhadap Sistem Sosial
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Menghapus sistem kasta dalam masyarakat. |
✅ |
|
|
B |
Menegaskan kesetaraan antar manusia. |
✅ |
|
|
C |
Membatasi hak rakyat dalam pemerintahan. |
✅ |
|
|
D |
Menumbuhkan solidaritas sosial melalui zakat dan wakaf. |
✅ |
9. Kesultanan Banten
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Banten menjadi pusat perdagangan rempah-rempah. |
✅ |
|
|
B |
Raja Banten dikenal adil dan bijaksana terhadap rakyat. |
✅ |
|
|
C |
Banten menolak pengaruh asing dalam perdagangan. |
✅ |
|
|
D |
Islam berkembang pesat di bawah perlindungan kerajaan. |
✅ |
10. Kehidupan Budaya Masyarakat Islam
|
No |
Pernyataan |
Tepat |
Tidak Tepat |
|
A |
Hikayat dan Syair berisi pesan moral Islam. |
✅ |
|
|
B |
Surau dan pesantren menjadi pusat pendidikan agama. |
✅ |
|
|
C |
Naskah keagamaan ditulis dengan huruf Arab Melayu. |
✅ |
|
|
D |
Pendidikan agama hanya diperuntukkan bagi bangsawan. |
✅ |
.png)